Cara Menanam Tanaman Hidroponik

By | Maret 18, 2021

Hidroponik merupakan salah satu metode dalam menanam tumbuhan. Metode ini dilakukan dengan cara pembudidayaan tanaman tanpa media tanah, namun menggunakan media air untuk penanamannya. Metode ini terbilang cocok untuk diaplikasikan di kawasan dengan lahan yang sempit. Bisa dikatakan bahwa hampir semua jenis buah dan sayur bisa ditanam dengan metode hidroponik. Metode ini terkenal karena kemudahan pengaplikasiannya oleh siapapun. Bahkan, sebagai pemula yang belum pernah belajar tentang pertanian sekalipun, Anda tak perlu khawatir karena metode hidroponik tak serumit yang dibayangkan.

Simak beberapa cara menanam tanaman hidroponik berikut ini yang cukup mudah diaplikasikan bahkan untuk para pemula.

Menanam Tanaman Hidroponik dengan Sistem NFT

Cara menanam tanaman hidroponik yang pertama ialah dengan sistem NFT atau Nutrient Film Technique. Cara ini banyak digunakan mulai dari rumahan hingga skala industri. Sistem NFT sendiri dikembangkan oleh Dr. A.J Cooper sejak tahun 60 an di Inggris. Teknik ini memanfaatkan media air yang berpenopang dan memiliki pengaturan sirkulasi oksigen, serkaligus pemberian nutrisi secara optimal. Simak cara menanam tanaman hidroponik dengan sistem NFT, berikut ini :

● Siapkan talang atau pipa, dan juga pompa.
● Kemudian buat lubang di pipa tadi sesuai panjangnya dengan jarak yang sama antara satu dengan yang lain.
● Selanjutnya, susun pipa ataupun talang yang susah dipersiapkan sebagai media menanam tanaman.
● Jangan lupa siapkan penampung air dan letakan ujung pipa lainnya yang letaknya lebih rendah.
● Lanjut, pasang pompa yang sudah disiapkan untuk mengalirkan air yang mengandung nutrisi supaya alirannya jadi semakin maksimal.

Dalam konsep tersebut, tanaman tumbuh di bagian atas lapisan nutrisi dan tidak dalam, ini dilakukan agar bisa menjaga sirkulasi supaya tanaman tetap bisa memperoleh oksigen, nutrisi, dan air dengan cukup. Teknik ini lebih sesuai untuk diterapkan dalam menanam sayuran hijau, misalnya seperti bayam dan kangkung.

Menanam Tanaman Hidroponik dengan Sistem Wick

Hidroponik Sistem Wick

Selanjutnya, cara menanam tanaman hidroponik bisa dilakukan dengan sistem wick, dan cara ini sangat cocok digunakan oleh para pemula. Sistem ini sangat cocok digunakan untuk tanaman kecil yang tidak memerlukan banyak air. Misalnya seperti kangkung, sawi, bayam, dan lain sebagainya.

Sistem wick ini membuat Anda harus selalu mengganti cairan nutrisi yang ada dibawah tanaman. Sebagaimana tanaman yang lainnya, ia pun juga perlu penyiraman. Simak cara menanam tanaman hidroponik dengan sistem wick berikut ini.

Siapkan beberapa peralatannya lebih dulu, berikut diantaranya :
● Botol bekas yang masih layak digunakan, bisa dari botol air minum bekas, dan lainnya.
● Gunting atau cutter sebagai alat potong
● Kain flanel atau sumbu kompor
● Paku atau solder sebagai alat untuk memembuat lubang pada botol.
● Air yang mengandung nutrisi

Cara membuatnya :

  1. Pertama, potong terlebih dulu botol bekas yang akan digunakan jadi 2 bagian.
  2. Selanjutnya, buat tubang pada botol dengan solder atau bisa dengan paku yang sudah dipanaskan.
  3. Lanjut, letakan botol bagian atas ke dalam botol bagian bawah. Lalu pasangkan kain flanel atau sumbu kompor tadi di bagian tutup botol tadi. Selalu pastikan jika sumbu bisa mengaliri air nutrisi pada tanaman dengan sempurna.
  4. Setelah itu, tanam bibit yang sudah disiapkan di botol bagian atas dengan beberapa tanah secukupnya. Lalu bagian botol yang ada di bawah, isi dengan air campuran nutrisi.
  5. Pastikan agar jarak bibit tanaman lebih dekat dengan bagiaj dasar botol plastik, supaya bisa mendapatkan nutrisi penuh.

Nah, demikian cara menanam tanaman hidroponik dengan mudah dan bisa dilakukan siapapun. Ada dua metode yang bisa digunakan yakni sistem NFT dan juga sistem Wick. Keduanya memiliki kelebihannya masing-masing, dan yang paling penting mudah diterapkan sendiri di rumah. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *