Variabel Dependen dan Independen

By | Februari 14, 2020

Variabel adalah sesuatu yang bisa dihitung dan dipastikan ukurannya. Semua peristiwa apapun yang bisa dipelajari, diambil informasi dan pengetahuannya. Peneliti bisa menetapkan objek apa saja untuk dipelajari dan diartikan definisi variabelnya. Ketika semua informasi terkumpul baru bisa ditemukan kesimpulannya. Cara menghitung variabel ada beberapa cara. Tergantung dari fenomena yang terkandung dalam variabel tersebut. Serta seperti apa kualitas serta kuantitasnya.

Sebagai fenomena, variabel tercatat tidak memiliki ukuran pasti karena terus berubah. Semua peristiwa di dunia dapat dikategorikan sebagai variabel. Tergantung bagaimana fenomena tersebut, apakah memiliki konsep yang bisa di observasi atau tidak. Ada beberapa jenis variabel, dua diantaranya adalah Variabel Dependen dan Variabel Independen.

Variabel Berdasarkan Sebab Akibat

Variabel Dependen dan Independen

Secara umum variabel penelitian terbagi menjadi dua kategori yaitu terikat dan bebas. Nama dependen dan independen diambil dari pelajaran matematika tentang logika. Menyebutkan bahwa x sebagai indikator penyebab yang mempengaruhi dan y sebagai penerima pengaruh atau yang merasakan akibatnya.

Karena dapat diaplikasikan dalam berbagai aspek, variabel dependen dan independen hampir selalu digunakan dalam penelitian. Seperti memeriksa keterkaitan satu fenomena dengan yang lain. Menguji teori yang sudah ditemukan. Relasi antara kedua variabel ini bisa bersifat positif-negatif.

Variabel Dependen

Variabel dependen merupakan variabel terikat atau sering disebut sebagai ouput, kriteria, dan konsekuen. Cara kerjanya variabel dependen akan selalu dipengaruhi oleh variabel independen yang bebas. Dalam meneliti sebuah variabel maka konsep, objek, nilai hingga indikator harus jelas. Agar informasi yang dikumpulkan melalui proses observasi berjalan optimal. Berikut adalah ilustrasi dari variabel dependen:

Penelitian variabel dependen dilakukan terhadap sebuah badan usaha yang memiliki tujuan memaksimalkan profit usaha. Nilai profit menjadi tolak ukur kesuksesan badan usaha tersebut. Dengan meningkatnya nilai profit badan usaha maka berakibat pada kesejahteraan karyawan dan naiknya harga saham. Dengan demikian akibat dari profit yang meningkat nilai sebuah badan usaha meningkat melalui harga saham yang dijualnya.

Variabel Independen

Relasi langsung antara variabel independen yang bebas mempengaruhi variabel dependen yang terikat. Ditengah relasi tersebut masih ada relasi dari variabel lain yang mempengaruhi hubungan kedua relasi.  Bentuk input relasi hubungan variabel independen dengan dependen bisa menjadi positif atau negatif tergantung dari konektifitas variabel lain yang menjembatani.

Sementara bila relasi kedua variabel menjadi tidak langsung karena ada variabel lain yang berada diantara relasi variabel independen dan dependen. Karena nilai pada variabel independen yang bebas akan mempengaruhi nilai dari variabel lain seperti dependen. Variabel independen sering disebut sebagai prediktor, variabel kausa, risiko, stimulus, anteceedent.

Variabel independen adalah variabel yang memprediksi dan mencari tahu informasi suatu fenomena, kemudian diterima oleh variabel dependen sebagai hasil dari prediksi dan kesimpulan informasi terhadap fenomena tersebut.

Contoh Variabel Independen dan Variabel Dependen

  1. Terdapat pengaruh sistem pemasaran terhadap hasil profit usaha
  2. Variabel independen : Sistem pemasaran
  3. Variabel Dependen : Hasil profit usaha
  4. Terdapat konektivitas antara kualitas produksi usaha dan respon positif pelanggan terhadap hasil produk baru usaha.
  5. Variabel independen : Kualitas produksi usaha dan respon positif pelanggan
  6. Variabel Dependen : Hasil produk baru usaha
  7. Terdapat pengaruh pendapat karyawan terhadap cara kepemimpinan direktur, ketersediaan fasilitas kantor dan dukungan pada karyawan yang menghasilkan rasa loyalitas
  8. Variabel independen : Pengaruh pendapat karyawan terhadap cara kepemimpinan direktur
  9. Variabel Dependen : Dukungan pada karyawan yang menghasilkan rasa loyalitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *