Kenali Penyakit Ayam Petelur dan Cara Mengatasinya

By | Agustus 15, 2020

Beternak ayam petelur memang perlu penanganan ekstra demi menghindari penyakit ayam petelur yang bisa menyerang secara tiba-tiba.  Ayam yang mendapatkan pemeliharaan yang sangat bagus dapat menghasilkan telur yang sarat nutrisi dan protein.

Penyakit Ayam Petelur

Bahkan, ayam yang sudah mendapatkan perawatan pun bukan tidak mungkin akan terkena penyakit. Pasalnya, virus pun bermacam-macam jenisnya. Nah, berikut merupakan jenis penyakit ayam petelur, sekaligus cara mengatasinya yang sudah kami ambil dari sumber website ayam joper.

Newcastle Disease

penyakit ayam petelur Newcastle Disease

Penyakit ini murni disebabkan oleh virus. Virus paramyxovirus dapat menyebabkan ayam mengalami gangguan pernafasan. Tidak hanya itu, ayam juga dapat mengalami diare. Memang beberapa ayam juga dapat mengalami kematian jika penyakit ini dibiarkan secara terus menerus.

Tanda utama dari ayam petelur yang menderita ND adalah  leher yang berputar terus sehingga dapat mengalami kelumpuhan. Penyebaran ND juga cukup cepat melalui beberapa media yakni peralatan, udara, dan juga pakan. Pengobatannya masih belum ada, sehingga ayam yang sakit harus segera dibakar.

Flu Burung

penyakit ayam petelur flu burung

Penyakit ini belum benar-benar tuntas. Virus orthomyxovirus ini sangat menular. Gejala yang terlihat adalah ayam menunjukkan sindrom penyakit pernafasan. Contohnya batuk, sinusitis, bersin serta pembengkakan pada kepala serta muka.

Tanda lainnya adalah jengger terlihat layu. Selain itu, kaki, kepala serta cuping juga terdapat sedikit bercak karena pendarahan pada jaringan kulit. Penyebarannya adalah melalui kontak langsung antar ayam, air minum, udara, pakan, kendaraan, manusia, peralatan,  serta burung liar.

Pencegahan terutama adalah dengan vaksinasi Vaksiflu Al atau Medivac Al. Sayangnya, belum ada pengobatan yang pas untuk penyembuhan total.

Gumboro

penyakit ayam petelur gumboro

Penyebab penyakit gumboro ini adalah virus famili birnaviridae. Umumnya, anak ayam yang menderita penyakit ini berusia kurang dari sebulan. Gejala pada anak ayam adalah menurunnya nafsu makan serta minum. Anak ayam juga mengalami diare, gemetar, sukar berdiri, dan juga berak berwarna putih. Daerah dubur ayam membengkak, karena itu ayam jadi sering mematuknya. Kebiasaan ini menimbulkan infeksi berikut pada ayam.

Pemilik harus berhati-hati dengan penyebarannya, karena dapat melalui kontak langsung dengan ayam lain ataupun manusia. Selain itu, peralatan terinfeksi virus juga dapat menyebarkan penyakit ini. Vaksin gumboro adalah alternatif terbaik untuk penyakit ini.

Tipus

penyakit ayam petelur tipus

Seperti pada manusia, bakteri Salmonella menjadi penyebab tipes. Penyebab utamanya ini timbul dari kandang ayam yang tidak bersih. Terkadang, kotoran ayam yang mengotori makanannya dapat pula mengakibatkan ayam sakit. Penyemprotan desinfektan secara berkala dapat meminimalisir penyakit ini.

Ayam yang terserang tifus dapat mengalami diare. Terkadang  juga diikuti bersama dehidrasi. Biasanya, ayam selalu terlihat mengantuk, dengan sayap yang lemas. Ayam juga mengalami demam, dimana biasanya ia mencari tempat-tempat yang pas untuk dia dapat merasa hangat.

Peternak yang ayamnya menderita penyakit ini sebaiknya segera ditempatkan secara terpisah. Bahkan, telurnya pun harus difumigasi. Penyembuhannya juga dengan pemberian antibiotik

Malaria

penyakit ayam petelur malaria

Sama dengan manusia, penyakit ayam petelur yang satu ini juga disebabkan oleh nyamuk. Selain itu, lalat hitam juga dapat menjadi penyebab utamanya. Virus Protozoa Leucocytozoon andrewsi merupakan virus yang dibawa oleh kedua serangga ini.

Gejala awal yang patut diwaspadai adalah nafsu makan ayam yang menurun drastis. Selain itu, ayam juga akan mengalami diare, dan juga sering oleng. Jika peternakan ayam terletak di daerah dekat rawa, maka ayam rentan dengan penyakit ini.

Pencegahan paling maksimal adalah fogging, sehingga lalat hitam dan nyamuk bersih.  Sedangkan untuk pengobatan adalah pemberian maladex serta multivitamin

Pneumonia

penyakit ayam petelur Pneumonia

Ini juga salah satu penyakit ayam petelur yang paling sering dialami oleh para peternak. Penyebabnya sebenarnya mudah dideteksi, yakni kandang yang lembab. Seperti pada manusia yang juga mengalami pneumonia karena kondisi rumah yang lembab, ayam pun dapat mengalaminya. Karena itulah, pencegahan utamanya adalah dengan menjaga kandang supaya selalu kering.

Penyakit ayam petelur selain yang tersebut di atas adalah penyakit yang disebabkan oleh beberapa faktor, yakni jamur dan juga cacing. Saat kondisi alam semakin tidak dapat diprediksi seperti saat ini, maka peternak perlu lebih intensif dalam memberi perhatian pada perilaku ayam, demi meminimalisir timbulnya penyakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *