10 Jenis Kopi Nusantara yang Paling Diminati

Tanpa kita sadari, jika dilihat lebih jauh, ternyata ada banyak jenis kopi nusantara yang bisa dinikmati. Kopi sendiri adalah salah satu bahan baku minuman yang mempunyai rasa pahit dan terkadang asam. Karena rasa pahitnya yang khas ini, kopi selalu menjadi minuman yang paling digemari atau dipilih. Hal ini terlihat dari banyaknya kafe-kafe terkenal di sudut-sudut kota yang menjadikan kopi sebagai menu utama mereka.

Adapun pada dasarnya, kopi dibedakan menjadi 2, yaitu kopi arabica dan kopi torabika. Karena ditanam di berbagai penjuru dunia dengan suhu dan sifat tanah yang berbeda-beda, maka rasa dari setiap kopi tidaklah sama. Tidak hanya dibudidayakan di luar negeri, kopi juga ditanam dan dibudidayakan di dalam negeri. Minimal terdapat 10 jenis kopi nusantara sesuai dengan nama daerah kopi itu ditanam. Bila ingin tahu lebih jelas, simak saja artikel berikut ini.

Jenis Kopi Nusantara yang Paling Diminati Para Pecinta Kopi

1. Kopi Aceh Gayo

Kopi gayo adalah kopi yang berasal dari Aceh. Daerah Aceh Tengah merupakan pusat pembudidayaan kopi gayo tersebut. Kopi ini adalah salah satu kopi yang sangat digemari oleh masyarakat di seluruh belahan dunia. Oleh sebab itu, kopi gayo adalah salah satu komoditas yang banyak diekspor ke luar negeri. Masyarakat Aceh menanam kopi jenis arabika dan menghasilkan kopi dengan tingkat rasa pahit yang cukup tinggi serta rasa asam yang rendah. Sehingga aroma gurih kopi gayo akan semakin terasa saat diminum.

2. Kopi Toraja

Kopi yang berasal dari Sulawesi mempunyai ciri khas kopi yang beraroma kuat dengan tingkat keasaman tinggi. Kemiripan rasa kopi toraja dan kopi gayo tidak membuat para pencinta kopi susah untuk membedakan antara keduanya. Jika dilihat dari bentuk biji kopinya, biji kopi gayo lebih kecil dan lebih licin daripada kopi gayo. Yang paling membedakan kopi toraja daripada kopi-kopi lainnya adalah cita rasa asam dan aroma earthy (tanah) yang khas. Para ahli kopi menyebutkan bahwa kopi toraja mempunyai aroma tersendiri dan tidak dapat disamakan dengan kopi lainnya.

3. Kopi Bali/Kintamani

Jenis kopi yang berasal dari pulau Bali ini juga mempunyai karakteristik tersendiri. Biasanya kopi ditanam secara tersendiri, akan tetapi di Bali tidaklah demikian. Kopi Bali ini ditanam bersama dengan aneka sayuran dan buah-buahan. Kebanyakan buah yang disandingkan oleh tanaman kopi ini adalah buah jeruk. Jadi saat merasakan kopi tersebut, rasa buah-buahan seperti jeruk akan sedikit terasa pada minuman kopi ini. Memang terasa agak aneh tapi memang begitu adanya. Suatu cita rasa unik satu-satunya di dunia.

4. Kopi Flores

Kopi flores ini tumbuh subur karena abu vulkanik dari gunung yang aktif di daerah flores. Flores bukan hanya indah pemandangannya, Flores juga menghasilkan kopi dengan cita rasa unik. Jika sekali meminum kopi flores, anda akan merasakan rasa tembakau dan buah. Sehingga sulit untuk melupakan citarasa kopi di daerah ini.

5. Kopi Jawa

Kopi jawa, kopi yang paling umum dan paling banyak diminum oleh masyarakat. Berdasarkan sejarah, kopi jawa ini berasal dari Belanda. Saat itu petinggi belanda membawa biji kopi untuk ditanam di tanah jawa. Perkebunan kopi saat itu ternyata berhasil dan menghasilkan kopi dengan tipis dan rempah-rempah ini menjadi salah satu bahan baku yang paling besar diekspor ke manca negara. Kopi jawa ini dikembangkan dan dibudidayakan di pegunungan Ijen, Banyuwangi. Daerah yang dingin dan dataran tinggi ini sangat cocok untuk menanam kopi dan menghasilkan kopi dengan kualitas super. Kopi ini adalah salah satu kesukaan banyak orang karena rasa yang bersahabat dan rempah-rempah yang harum.

6. Kopi Lanang

Kata lanang dari kopi lanang ini dikarenakan bentuk kopi yang berbeda dari kopi kebanyakan. Bentuk yang bulat, tunggal, dan tidak ada belahan di tengah menjadi pembeda dari kopi yang lain. Kopi lanang ini dipercaya sebagai penambah kemampuan laki-laki dalam berhubungan. Mungkin fungsi utama ini lah yang menjadi cikal bakal nama kopi tersebut. Kopi lanang mempunyai 2 jenis, kopi lanang arabica dan kopi lanang torabika yang mana mempunyai ciri khas sendiri-sendiri.

7. Kopi Luwak

Menurut banyak orang, ini kopi bisa jadi salah satu jenis kopi yang paling menjijikan dari semua jenis kopi yang ada. Namun tentu berbeda halnya jika menyangkut cita rasa. Menurut sejarah, dahulu kala pada masa penjajahan dimana Belanda masih menjajah Indonesia, bangsa Indonesia dipaksa untuk menanam kopi. Akan tetapi kopi hasil panen tidak boleh dikonsumsi oleh rakyat Indonesia. Saat itu, secara tidak sengaja, seekor luwak memakan buah kopi yang belum dimasak. Kotoran yang dihasilkan oleh luwak tersebut adalah biji kopi yang masih utuh. Dari situ, para petani kopi menyiasati cara mengkonsumsi minuman kopi dengan membersihkan dan mengolah biji kopi hasil pencernaan luwak. Ternyata, rasa kopi luwak tersebut mulai diminati oleh banyak orang. Sejak saat itu, hingga sekarang makin banyak jenis kopi luwak yang diproduksi.

8. Kopi Papua/Wamena

Kopi ini termasuk kopi langka yang sangat susah untuk dicari. Produksi kopi dari Papua ini bisa dibilang susah untuk didistribusikan ke luar daerah Papua karena terkendala transportasi dan biaya. Aroma kopi yang ringan dan harum menjadi karakteristik khas dari kopi wamena. Ada lagi keunggulan dari kopi ini, kopi wamena ini murni diproduksi secara organik, dimana pupuk yang dipakai adalah pupuk organik tanpa bahan kimiawi. Cita rasa ringan dan tidak meninggalkan ampas serta harum menjadi salah satu cita rasa utamanya. Belum lagi jenis kopi yang ini tidak meninggalkan rasa asam pada lidah dan serasa memanjakan pencinta kopi dengan maksimal.

9. Kopi Sidikalang

Kopi sidikalang ini juga salah satu primadona kopi yang berasal dari tanah air Indonesia. Bukan hanya pencinta kopi dari dalam negeri, kopi sidikalang ini juga sudah diekspor ke manca negara karena permintaan dari luar negeri begitu banyak. Kualitas tinggi kopi sidikalang ini hanya bisa ditandingkan dengan kopi brazil karena kelembutannya. Textur halus jenis kopi yang satu ini, mampu menjadi ciri khas yang susah ditemui pada jenis kopi yang lainnya.

10. Kopi Mandailing

Terakhir dari jenis kopi yang ada adalah kopi mandailing. Kopi yang ditanam di Sumatra Utara ini juga memiliki rasa khas asam pahit tersendiri. Sehingga tak heran jika banyak juga yang menjadi penggemarnya.

Baca juga : Manfaat Kopi bagi Kesehatan

Itulah beberapa jenis kopi nusantara yang tumbuh dan berkembang di Indonesia. Mulai dari masa penjajahan kolonial, hingga saat ini. Semakin banyaknya gerai kopi di berbagai kota besar, membuat aktivitas perkebunan kopi di Indonesia menjadi lebih hidup. Inilah suatu pertanda positif perkembangan kebun kopi di negara ini. Terutama ketika komoditas kopi menjadi salah satu deretan pahlawan devisi negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *