Harga Ayam Arab: DOC & Pullet Ayam Arab Siap Telur

By | Maret 28, 2020

Jika Anda tertarik untuk membudidayakan hewan ternak, Anda dapat mencoba ayam arab karena harga ayam arab relatif terjangkau. Ayam yang berasal dari Belgia dan memiliki nama Brakel klier-silver ini memiliki keunikan yakni terdapat bulu dengan corak yang menyerupai sorban.

Mulanya ayam arab tiba di Indonesia karena dibawa oleh salah seorang jamaah yang baru saja menunaikan ibadah haji. Ingin tahu lebih lanjut mengenai ayam arab, simak pembahasannya berikut ini.

Harga Ayam Arab Siap Telur

Harga Ayam Arab Siap Telur

Di pasaran, ayam arab petelur memiliki harga yang cukup terjangkau, yakni berkisar Rp45.000 sampai Rp50.000 per ekornya. Ayam arab jantan bahkan dijual dengan harga yang cukup murah yaitu berkisar Rp65.000 sampai Rp70.000 per ekornya. Sementara harga DOC ayam arab di wilayah Pulau Jawa kurang lebih Rp6.200 per ekornya.

Harga yang relatif terjangkau ini tentu saja mempengaruhi kualitas ayam arab tersebut. Jika harga jual ayam arab rendah pasti memiliki pengaruh terhadap kondisi kesehatan ayam arab yang dijual. Harga yang disebutkan di atas tentu dapat mengalami kenaikan atau penurunan seiring waktu. Selain dipelihara, Anda juga dapat mengonsumsi daging ayam arab. Namun, warna daging ayam arab memang lebih gelap dan pucat sehingga peminatnya tidak terlalu banyak.

Ayam arab adalah jenis ayam petelur yang mempunyai produksi telur tinggi. Oleh karenanya, Anda harus memperhatikan pemberian pakan dengan baik dan benar. Jika Anda memberikan pakan pabrikan sesuai dengan takaran dan dicampur dengan tepung ikan, Anda akan memperoleh hasil produksi telur yang lebih berkualitas. Anda bisa membeli tepung ikan di penyedia jual tepung ikan terdekat.

Sementara itu, harga telur ayam arab hari ini berkisar Rp1.600 hingga Rp2.000 saja. Dengan nominal tersebut, harga telur ayam arab per butir tergolong stabil.

Cara Budidaya Ayam Arab

Bagaimanakah Cara Budidaya Ayam Arab?

Berikut ini panduan membudidayakan ayam arab yang dapat Anda terapkan.

1. Anda perlu membangun peternakan ayam arab yang terdiri dari beberapa jenis kandang, yaitu boks indukan, kandang litter, serta kandang baterai.

2. Setelah kandang siap, rencanakan berapa jumlah ayam arab yang akan Anda ternakkan. Sesuaikan jumlah ayam dengan kapasitas kandang agar pertumbuhan ayam arab dapat maksimal.

3. Selanjutnya pilihlah jenis pakan yang sesuai agar ayam arab dapat tumbuh dengan sehat dan optimal. Pakan yang dapat Anda gunakan di antaranya jagung, konsentrat, bekatul, dan vitamin.

4. Lakukan evaluasi apakah ayam arab Anda cocok dengan kualitas pakan yang Anda berikan melalui telur yang dihasilkan. Ciri-ciri telur yang dihasilkan oleh ayam arab yang sehat dan kuat adalah memiliki cangkang yang kuat dan sehat. Apabila terjadi sebaliknya, maka sebaiknya Anda mengganti pakan.

5. Tentukan jumlah telur yang dihasilkan. Jika mampu mencapai 80% dari target, tandanya proses budidaya telah berjalan dengan baik. Namun, jika tidak, maka lakukan evaluasi di mana letak kesalahan budidaya yang Anda lakukan.

6. Lakukanlah pengendalian penyakit ayam arab secara benar dengan memperhatikan jenis dan jadwal vaksin yang baik.

Ciri-ciri Ayam Arab

Ciri-ciri Ayam Arab yang Perlu Anda Ketahui

Anda dapat mengenali ayam arab dari warna bulunya. Terdapat dua jenis ayam arab, yaitu ayam arab merah dan ayam arab silver. Ayam arab silver adalah jenis yang paling umum dikembangbiakkan sebagai hewan ternak.

Terdapat bulu berwarna putih mengkilap di sepanjang leher ayam arab. Sementara di bagian punggungnya berwarna putih dengan bintik-bintik hitam. Pada bagian sayapnya berwarna hitam dengan garis putih dan bagian ekornya berwarna dominan hitam dengan sedikit campuran warna putih.

Ciri yang membedakan ayam arab dengan ayam jenis lain adalah pada usia 1 minggu, ayam arab jantan sudah mulai menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan jengger. Ayam arab jantan mempunyai daya seksualitas tinggi sehingga memungkinkan untuk kawin 3 kali hanya dalam waktu 15 menit.

Tinggi ayam arab jantan kurang lebih 35 cm dan bobotnya mencapai 1,5 sampai 2 kg. Sementara ayam arab betina tingginya berkisar 25 sampai 30 cm dengan berat 1 sampai 1,5 kg.

Sifat mengeram yang dimiliki ayam arab betina kurang baik sehingga butuh mesin penetas khusus untuk membantu menetaskan telur-telur ayam arab. Ayam arab betina yang mencapai usia produktif yakni 6 bulan hingga 1,5 tahun mampu memproduksi telur hampir setiap hari. Ayam arab mampu beradaptasi dengan lingkungan hidupnya dengan baik sehingga tergolong jenis ayam yang tahan serangan penyakit.

Dibandingkan ayam ras petelur atau ayam buras, ayam arab mempunyai sifat lebih gesit, lincah, dan lebih liar. Meski demikian, teknik pemeliharaan ayam arab relatif sederhana. Ayam arab memang salah satu jenis hewan ternak, tapi Anda juga dapat menjadikan ayam arab sebagai hewan peliharaan.

Namun, jika Anda menjadikannya sebagai hewan peliharaan, ketika ayam arab betina memasuki fase bertelur, telur ayam arab harus segera Anda masukkan dalam mesin penetas. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk memiliki mesin penetas telur sebelum memutuskan untuk memelihara ayam arab.

Keunggulan Ayam Arab Dibanding Telur Unggas Lainnya

Apa Saja Keunggulan Ayam Arab Dibanding Telur Unggas Lainnya

Berbeda dengan ayam joper yang merupakan ayam pedaging, keunggulan yang dimiliki ayam arab terletak pada jumlah telur yang mampu dihasilkan. Dalam setahun, ayam arab mampu memproduksi 259 hingga 260 butir telur. Karena kemampuan produksi telurnya ini, ayam arab dijuluki sebagai ayam petelur yang baik. Telur yang dihasilkan ayam arab memiliki berat 40-45 gram tiap butirnya.

Meski konsumsi pakan ayam arab relatif rendah yakni kurang lebih 80-100 gram setiap harinya, tapi ayam arab dapat menghasilkan telur dengan volume 53,2% lebih besar dibanding telur ayam kampung.

Sekilas, tampilan fisik telur ayam arab hampir sama dengan telur ayam buras. Namun, kualitas telur ayam arab sangat baik, cangkangnya tebal, ukuran kuning telurnya lebih besar, serta memiliki rasa yang gurih dan tidak amis.

Telur ayam arab terdapat banyak kandungan gizi, vitamin A, vitamin D, vitamin E, vitamin K, protein, zat besi, asam folat, selenium, dan potasium yang sangat baik untuk tubuh. Telur ayam arab tidak menimbulkan alergi sehingga dapat dikonsumsi siapa saja tanpa perlu takut menimbulkan efek samping. Terdapat beberapa manfaat telur ayam arab bagi kesehatan, di antaranya:
1. Memperbaiki sel-sel tulang, khususnya bagi orang yang mengalami osteoporosis
2. Mengurangi risiko terkena anemia
3. Menurunkan risiko terserang stroke dan penyakit jantung
4. Bermanfaat untuk memelihara kesehatan kulit
5. Meningkatkan kecerdasan otak, sehingga sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak dalam masa pertumbuhan
6. Membantu memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak
7. Membantu meningkatkan daya tahan tubuh

Selain beberapa manfaat di atas, juga terdapat khasiat telur ayam arab untuk pria yakni bila mengkonsumsi telur ayam arab mentah dipercaya dapat mendongkrak stamina tubuh dan meningkatkan kualitas sperma karena kandungan selenium dalam telur tersebut. Dengan harga telur ayam arab yang terjangkau, Anda bisa mendapatkan semua manfaat di atas sekaligus.

Demikian beberapa pembahasan mengenai ayam arab. Semoga artikel ini dapat menginspirasi Anda yang ingin mencari penghasilan dengan beternak ayam arab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *